VFO Stabilizer

Percobaan VFO Stabilizer baru dikerjakan, dengan membuat dua jenis stabilizer yang ditawarkan Hans Summers yaitu :

1.  One Chip Huff & Puff stabilizer dengan IC 74HC4060.

2.  Huff & Puff Stabilizer + VFO dengan IC 74HC4060 dan 74HC74.

Secara umum dapat saya sampaikan bahwa kedua stabilizer ini terutama ditujukan untuk VFO dengan output gelombang persegi, sementara jika input menggunakan VFO analog hasilnya kurang optimal.

Rangkaian yang sudah dibuat tidak bisa langsung dioperasikan dengan stabil, masih perlu coba-coba merubah nilai R dan C untuk mendapatkan hasil yang optimal.  Pada umumnya terjadi drift atau pergeseran frekuensi naik dan turun dengan cepat pada kisaran puluhan dan ratusan hertz, tidak bisa segera stabil pada satu frekuensi.  Kadang-kadang frekuensi bisa berubah secara acak sampai kisaran ratusan hertz sebelum kembali ke kisaran semula.

Pengalaman ini mungkin juga disebabkan VFO yang saya gunakan menggunakan komponen R dan C yang tidak dipilih khusus untuk menunjang kestabilan VFO.  Ada kemungkinan juga frequency counter saya saat mengukur belum stabil atau kemasukan frekuensi liar karena kabel input yang kurang memenuhi syarat.

Report detail masih disusun, rangkaian masih dicoba-coba dengan merubah nilai komponen dan diuji minimal 6 jam untuk melihat perubahan yang terjadi.

Sabar dulu ya Bro . . .

UPDATE :

Percobaan merubah nilai komponen menghasilkan :

1.  Perubahan frekuensi menaik atau menurun menuju titik “stabil”  bisa cepat atau agak lambat, tergantung nilai C seri 2 x 200 uF, saya rubah satu buah yang dekat ground jadi 100 uF atau 47 uF.

2.  Koreksi naik turun frekuensi di sekitar titik “stabil” dipengaruhi capacitor kopling antara LED dengan R menuju oscillator ( C = 330 pF ).  Saya ganti dengan 5 pF perubahan menjadi lebih halus ( puluhan Hz ) dan stabil lebih lama.

3.  Diamati berjam-jam tidak bisa “nyender” pada satu titik, tetap naik turun dengan kisaran +/- 1 kHz kira-kira ( pelan pelan naik, kemudian ganti pelan pelan turun, satu jam bisa 3 x PP kayak angkot ).

4.  Saya bandingkan dengan oscillator Vackar, 10 menit sudah nyender dan pergeseran pada puluhan Hertz naik turun dalam waktu lama.

Ada satu percobaan yang menunjukkan hasil stabil sekali, drift naik turun hanya plus minus 1 Hz (satu Hertz) sejak dihidupkan sampai berjam-jam lamanya, yaitu dengan menggunakan . . .

Kristal 4,4 MHz ( BIG SMILE  hehe hehe ).  Sayangnya ketika dicoba tuning hanya mampu bergeser sekitar 800 Hz saja.

 

Rangkaian oscillator saya pakai koil bekas IF warna biru digulung ulang 40 lilit, dengan varco 2 x 30 pF diseri.  Jika varco digunakan yang 2 x 300 pF hasilnya juga tidak jauh berbeda spread frekuensinya.

About jagawana80m

Mencoba menikmati dunia amatir melalui eksperimen.

Posted on 16/01/2012, in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. Masbro, saya tunggu bro hasil experiment huff puffnya…..

    rgds,
    Sugeng K

  2. Skematiknya bisa dilihat dimana om bob?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: