Monthly Archives: Mei 2012

VARCO LOYANG

Banyak rekan kesulitan mencari varco logam khususnya yang mempunyai spasi antar pelat cukup lebar.  Biasanya varco jenis ini digunakan untuk tuning bagian Final pemancar sebelum masuk ke Antenna.

Beberapa waktu yang lalu saya sempat membuat varco dengan bahan pelat alumunium tipis, asal bahan dari loyang persegi yang biasa digunakan kaum ibu untuk membuat kue kering.  Kalau anda punya akses membeli pelat alumunium lembaran ya tidak usah pakai loyang hehehe . . .

Dimensi varco loyang yang saya buat adalah 12 cm x 10 cm x 6 cm, terdiri dari 12 pelat rotor dan 13 pelat stator.  Penyambung antar pelat dan poros tengah adalah spacer panjang 1 cm yang biasa digunakan untuk menyangga PCB atau kit rangkaian elektronika pada saat pemasangan pada box-nya.

Pengukuran menunjukkan nilai kapasitansi 45 pF – 140 pF, lebar spasi antar pelat 3 – 5 mm, sudah cukup lebar untuk tuning bagian Final pemancar dan dijamin tidak akan menimbulkan cipratan bunga api.

Apabila dibutuhkan kapasitansi yang lebih besar dapat disiasati melalui penambahan kapasitor paralel, dianjurkan yang bertegangan tinggi (saya pakai antara 100 pF sampai 470 pF / 1 kV di switch pakai saklar putar.

Cara pembuatan silahkan dibayangkan dari foto-foto berikut ini :

Tampak depan ni Bosss

Tampak belakang dan detail pelat kontak pada bagian poros/as.  Pelat diambil dari bagian dalam stop kontak listrik.

Detail penggunaan spacer.  Seandainya ada yang lebih pendek dari 1 cm kapasitansi bisa sedikit dinaikkan.

Begitulah kira-kiranya ya Bro, tetapi harap diingat bahwa mekanisme putaran varco ini tidak sehalus buatan pabrik sehingga kurang cocok kalau dipakai untuk tuning oscillator ( Oscillator apa yg butuh varco segede ini ya hehehe . . .)

Selamat mencoba.

Iklan