VARCO LOYANG

Banyak rekan kesulitan mencari varco logam khususnya yang mempunyai spasi antar pelat cukup lebar.  Biasanya varco jenis ini digunakan untuk tuning bagian Final pemancar sebelum masuk ke Antenna.

Beberapa waktu yang lalu saya sempat membuat varco dengan bahan pelat alumunium tipis, asal bahan dari loyang persegi yang biasa digunakan kaum ibu untuk membuat kue kering.  Kalau anda punya akses membeli pelat alumunium lembaran ya tidak usah pakai loyang hehehe . . .

Dimensi varco loyang yang saya buat adalah 12 cm x 10 cm x 6 cm, terdiri dari 12 pelat rotor dan 13 pelat stator.  Penyambung antar pelat dan poros tengah adalah spacer panjang 1 cm yang biasa digunakan untuk menyangga PCB atau kit rangkaian elektronika pada saat pemasangan pada box-nya.

Pengukuran menunjukkan nilai kapasitansi 45 pF – 140 pF, lebar spasi antar pelat 3 – 5 mm, sudah cukup lebar untuk tuning bagian Final pemancar dan dijamin tidak akan menimbulkan cipratan bunga api.

Apabila dibutuhkan kapasitansi yang lebih besar dapat disiasati melalui penambahan kapasitor paralel, dianjurkan yang bertegangan tinggi (saya pakai antara 100 pF sampai 470 pF / 1 kV di switch pakai saklar putar.

Cara pembuatan silahkan dibayangkan dari foto-foto berikut ini :

Tampak depan ni Bosss

Tampak belakang dan detail pelat kontak pada bagian poros/as.  Pelat diambil dari bagian dalam stop kontak listrik.

Detail penggunaan spacer.  Seandainya ada yang lebih pendek dari 1 cm kapasitansi bisa sedikit dinaikkan.

Begitulah kira-kiranya ya Bro, tetapi harap diingat bahwa mekanisme putaran varco ini tidak sehalus buatan pabrik sehingga kurang cocok kalau dipakai untuk tuning oscillator ( Oscillator apa yg butuh varco segede ini ya hehehe . . .)

Selamat mencoba.

About jagawana80m

Mencoba menikmati dunia amatir melalui eksperimen.

Posted on 13/05/2012, in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. 18 Komentar.

  1. Thank’s Om Bob, this experiment is valuable for beginner…kalo telaten, agar jarak antar pelat memakai baut yang seukuran mur itu, paling tebalnya 2 mm, sehingga kapasitansinya bisa bertambah. Saya mau bikin juga, soalnya alternatif ini yang paling reliable dan efisien.
    Perlu juga dicoba untuk buat dari material kaleng coca cola, untuk varco tuning / osc juga.

    • Betul bisa itu om rudik, tinggal aluminium-nya agak tebal hasilnya lebih baik. Saya pakai loyang beneran kan tipis kalau bautnya terlalu kencang alumuniumnya ikut bengkok sehingga antar pelat tidak bisa terlalu dekat. Sekilas info hehehe . . .

  2. Kristiyandono

    Kalo saja almarhumah mama saya baca tulisan OM Bob ini, bisa-bisa saya gak boleh nyolder lagi…..xixixixi……karena loyang di dapur pasti habis saya potong untuk buat Varco ini! Gak kebayang kalo pake loyang OM Bob. Saya tetep mo pake alumunium lembaran aja, kebetulan di Jogja banyak yang jual potongan sisa. Mungkin bikin yang tipe butterfly aja,biar keliatan manis. Ide untuk pake spacer boleh juga tuch…abis kesulitan buat nyari baut yang panjang. Tengkyu untuk semua idenya!

    • Betul, baut panjang tapi diameternya tidak terlalu besar agak susah carinya. Kalau spacer langsung sambung menyambung, sekalian menjepit lembar alumuniumnya. Selamat mencoba Om.

  3. kemarin tanya di glodok, dual gang, 200rb pak.. batal beli deh.. cukup tau harga nya.

    • Carinya di tukang loak, atau toko elektronik jadul, atau di Hamfest. Barang bekas atau seperti bekas (kelamaan gak laku2 hehehe), tapi masih bisa dipakai dan harga lebih bersahabat.

  4. wah , makasi infonya bang Bob. saya akan coba buat. udah gasabar pengen mancar… tak rayu adik dulu, loyangnya kepake ga.

    • Wah kasihan yg hobi bikin kue harus berkorban hehe… Atau bikin pakai PCB saja daripada ada yg marah2, hasilnya hampir sama bisa dipake di pemancar juga saya sudah coba.

  5. Amin Solo - YD2MJR

    Inilah homebrewer sejati….two thumbs up pak Bob…

  6. Jadi inget waktu main Tx tahun 90an, waktu itu varco logamnya sering short kalau lagi nge-tune antena. Karena ada beberapa sirip bagian rotor yang agak miring. Belum kepikiran bikin varco homebrew. Penyelesaian terpaksa dengan kekerasan, sirip yang miring dicabut pake tang….jadi deh. Walau ompong asal gak ngeshort…he..he. Salam 73-88…

    • Ya itu dia om, saya juga sering monitor rekan2 siasatnya seperti itu. Waktu saya dapat varco logam pertama kali saya lihat2 gimana caranya dicabut, hasilnya bagaimana saya nggak tega. Makanya dicoba bikin sendiri saja itu juga beberapa kali gagal. Terima kasih sudah ditengok Om, salam sejahtera selalu jangan lupa kepada hobby lama walaupun mungkin sekarang sudah sibuk. 73.

  7. bang bob… saya minta data ukuranya dong bang. untuk rotornya ataupun stator…buat final bang

  8. mw tanya om,,
    ukuran plat’y brapa cm.an ya? Truz klo mo ngukur kapasitas’y pke apa,,

    • Prinsipnya ukuran pelat bisa berapa saja tergantung bahan yang ada dan kepraktisan pembuatannya. Yang saya buat ini ukurannya kalau tidak salah 10 x 6 cm, untuk pelat rotor berbentuk setengah lingkaran dan pelat stator persegi panjang.
      Saya mengukur kapasitansinya denga LC meter homebrew. Kalau tidak ada alat maka bisa dipakai perhitungan kapasitor pelat sejajar dengan dielektrik udara, silahkan lihat rumusnya di pelajaran fisika, elektronika, atau tanya mBah Google.

  9. mantab om..
    ada ide bikin antenna tuner HF?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: