AUDIO LEVEL CONTROL ( AGC Kere )

Aktivitas Short Wave Listening pada band HF mengharuskan kita memonitor berbagai level sinyal dari yang paling lemah sampai yang paling kuat. Pada pesawat transceiver hombro seperti BITX yang fasilitasnya minimal, belum ada pengaturan terhadap level penerimaan sehingga ketika kita memutar volume maksimal untuk monitor sinyal yang lemah . . . akan terlonjak kaget begitu tiba-tiba pemancar yang kuat masuk berkomunikasi. Seiring dengan kita mengecilkan volume maka kita akan kesulitan memonitor pemancar yang sinyalnya lemah. Begitu terjadi setiap saat sehingga akan cukup mengganggu aktivitas kita dalam melakukan SWL atau berkomunikasi.
Pada pesawat transceiver produksi pabrik umumnya terdapat Automatic Gain Control ( AGC ), yang seperti namanya melakukan pengaturan penguatan ( gain ) secara otomatis sesuai level sinyal, dimana sinyal yang lemah diperkuat sementara sinyal yang kuat diredam sehigga penerimaan dapat dilakukan dengan nyaman. Pada pesawat bikinan sendiri dapat ditempuh cara praktis cukup dengan meredam level audio yang besar pada saat kita memutar volume maksimal untuk mendengarkan sinyal yang kecil, sehingga kita tidak terkaget-kaget waktu monitor.
Saya sudah mencoba beberapa macam rangkaian, dan saya sajikan yang saya pakai sekarang di pesawat BITX saya sebagai berikut :

AGC Mosfet - Skema

Setelah disolder saya pasang di box exciter begini :

AGC Mosfet

Rangkaian dipasang tanpa merubah rangkaian asli BITX dengan cara sebagai berikut :
– Input disambungkan ke tap atas potensio volume.
– output dihubungkan ke input pre amp audio sebelum kapasitor kopling.
Saya menambahkan kapasitor 0,1 uF sebelum trimpot input, tidak dipasang pun tidak apa-apa.

bitx SKEMA mod AGC Mosfet

HASIL EKSPERIMEN :

Basis rangkaian saya ambil dari skema Audio AGC dan ARARINHA 4b dari PY2OHH dengan sedikit modifikasi. Pada rangkaian aslinya resistor antara basis da kolektor TR 1 menggunakan 100 k, saya ganti dengan 220 k.

1. Saya coba pakai MPF102, audio menjadi terlalu kecil, pengaturan dengan trimpot tidak terasa efeknya.
2. Saya ganti pakai Mosfet seadanya, di laci saya ada IRF740 saya pakai saja. Hasilnya cukup baik, peredaman sudah terasa pada putaran sekitar 80 % pada trimpot.
UPDATE :
Saya mencoba membandingkan efek AGC Kere ini ternyata pada sinyal besar masih ada residu audio yang cukup kencang sebelum efek peredaman muncul, sehingga terasa cukup mengganggu.  Bisa dikatakan respons peredamannya kurang cepat.
Saya coba membuat lagi rangkaian BITX, saya tambah rangkaian AGC Kere dan mengganti Mosfet dengan transistor kecil – emitor ke ground, basis ke dioda penyearah, dan kolektor menjadi outputnya.  Pemasangan masih mengikuti diagram di atas dan hasilnya cukup baik tidak ada suara KRREKKK dan efek peredaman cukup lumayan.

Saya menghubungkan supply + 12V pada jalur RX.

Selamat mencoba ! ! !

z

About jagawana80m

Mencoba menikmati dunia amatir melalui eksperimen.

Posted on 13/08/2013, in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. 6 Komentar.

  1. mantabhhh suhu
    nyimak di pojokan😀

  2. saya juga memakai bitx bekerja di 40m band, tapi kok band pass filternya kurang mantab, mohon penceraha, saya menggunakan koker 8mm.

    • Maksudnya kurang mantap bagaimana om Gareng ? Apabila inti koker diputar maka penerimaan bisa berubah lebih lemah atau keras berarti sudah sesuai. Apabila masih ada frekuensi sebelah yang masuk maka hal tsb dipengaruhi filter kristalnya. Silahkan ditambah jadi 6 buah kristal supaya lebih mantab.

      • kok saya rasa kurang peka, kalau kristalnya saya tambah, nanti semakin selektif?? apa mungkin antena kurang tinggi ????

      • Makanya kurang puasnya dijelaskan dulu mas, kurang puas bagaimana. Apakah sinyalnya kecil ? Apakah terganggu siaran dari sebelah ? Apakah penerimaan kurang bersih ? Apakah terkesan budeg kurang sensitif ? Silahkan dijelaskan dulu, bisa jadi bukan berasal dari BPF itu persoalannya.

  3. Hooh, ya, bener terkesan kurang sensitif. berarti bukan BPFnya, tapi kalau kurang sensitif pembandingnya apa? lha wong saya hanya punya bitx ini? saya coba lagi. siapa tahu memang baru sepi. TNX

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: