RANGKAIAN TEST MONITOR SSB

Selamat Tahun Baru 2014.

Tepat di awal tahun ini kita akan membuat sebuah proyek sederhana tetapi sangat bermanfaat untuk menunjang eksperimen dalam pembuatan pemancar dan penguat linier Single Side Band ( SSB ).

Sepanjang saya membuat eksperimen terkait SSB, saya selalu bertanya-tanya tentang bagaimana hasil eksperimen tersebut ketika dipancarkan untuk berkomunikasi. Upaya memantau melalui radio kempitan dan penerima SDR sederhana hasilnya kurang memuaskan, apalagi jika mengandalkan report dari rekan Radio Amatir ketika berkomunikasi. Wah, dari 10 orang yang ditanya mungkin hasilnya bisa 25 pendapat yang berbeda-beda tergantung mood masing-masing he he he . . .

Berikut ini adalah rangkaian yang bisa digunakan memonitor secara real time signal SSB yang dipancarkan oleh pesawat pemancar atau penguat linier yang sedang kita coba, sehingga kita bisa tahu bagaimana pengaruh perubahan setelan bias, perubahan volume modulasi atau mic gain, perubahan nilai komponen dan sebagainya, terhadap kualitas pancarannya. Silahkan diamati dulu skemanya sebagai berikut :

Skema Tes Monitor SSB

Rangkaian saya solder menumpang dari PCB proyek lain yg tidak jadi, tapi sudah ada penguat audio LM386-nya jadinya begini :

Foto Tes Monitor SSB

KETERANGAN :

1.  Antena cukup menggunakan antena tarik yang pendek, waktu uji coba cuma saya hubungkan dengan kabel yang panjangnya kira-kira 1 meter saja.

2.  Oscillator bisa menggunakan rangkaian apa saja yang anda punya.  Ketika dicoba saya menggunakan oscillator DDS dan frekuensi di set sesuai frekuensi yang dipancarkan oleh transmitter.  Namun demikian sekalipun frekuensi pancaran di 6,990 dan 7,000 MHz ketika frekuensi oscillator saya rubah ke 10.000 MHz ternyata tetap bisa berfungsi juga.  Mungkin karena saya test pada penguat linier yang outputnya cukup besar ?  Hmmm . . . masih perlu investigasi nih.
Jadi silahkan memilih rangkaian oscillator yang anda suka, yang sederhana dan praktis adalah rangkaian yang menggunakan kristal toh frekuensinya tidak banyak berpengaruh.  Silahkan dijadikan eksperimen anda pribadi hehe . . .

3.  Dioda saya gunakan DUG (Dioda Universal Germanium), saya comot asal saja dari laci kerja saya tidak diperhatikan nomornya berapa.  Kalau anda tidak punya dioda germanium dan adanya 1N4148 ya silahkan dipakai saja dulu.

4.  Penguat audio saya pakai LM386 karena saya sudah punya rangkaiannya di PCB proyek yg terhenti, silahkan jika anda mau pakai rangkaian yang lain.  Tadinya saya pakai setting penguatan 20 kali ternyata volumenya kurang besar, sehingga saya rubah sesuai rangkaian di atas yang penguatannya 200 kali.  Saya rasa volumenya sudah cukup besar buat yang telinganya budeg dikit seperti saya hehe . . .

5.  Output audio dari LM386 bisa digunakan untuk menggerakkan loud speaker kecil, tapi nanti akan feedback ke rangkaian pemancar yang kita coba.  Makanya silahkan dihubungkan ke headphone yang biasa saja, karena output LM386 cocoknya untuk yang impedansinya tidak terlalu tinggi.

UPDATE :

Agar monitor lebih mantab silahkan ganti RFC dengan rangkaian LC paralel sesuai band yang dimonitor.  Nilai L dan C silahkan mencontek yang sudah ada pada rangkaian Band Pass Filter (BPF) baik rangkaian BITX, Ararinha, Bingo, Emprit, Prenjak, Micro 40S dan sebagainya.  Yang saya coba koil digulung pada koker 8 mm induktansi sekitar 6,8 uH diparalel dengan kapasitor 47 pF.  Dengan memutar inti ferit bisa dicari resonansi yang tepat dan monitor lebih besar dan nyaman.

Saya belum tahu penyebabnya, tapi suara bisa lebih besar kalau kita monitor sambil menyentuh kenop/body potensio yang digunakan.

Ini gambar Bro . . .

Tes Monitor SSB Skema Update

Selamat mencoba, semoga sukses dengan eksperimennya.

z

About jagawana80m

Mencoba menikmati dunia amatir melalui eksperimen.

Posted on 01/01/2014, in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. 16 Komentar.

  1. Wah terimakasih pak Bob infonya, ntar coba dehhh. Ini yg untuk SSB Pak Bob, klo untuk memonitor secara real time audio Fm yang dipancarkan oleh pesawat ic-2n caranya gimana ya pak?

    • Pakai pesawat satu lagi pak Atip hehe . . .
      Saya belum masuk ke 2 meteran lagi pak, rig-nya masih di dalam dus plus sisa satu HT peninggalan 15 tahun yg lalu.

  2. wah, cocok perlu di coba nih pak asep..buat monitor di 6.9950

    de 73

  3. kalau mau hasil receive yang sempurna harus membuat satu receiver ssb satu lagi.., mungkin dengan pcb bitx ,, pasang komponen rx nya saja.., tapi akan lebih baik langsung dengan tx nya.., sehingga bisa di buat dua arah. pada rx ant di beri potensio untuk rf gain.., karena tanpa rf gain.., pada pancaran diatas 20 watt.., rx tidak selektif lagi.., sehingga beberapa ratus kHz pergeseran freq akan diterima terus oleh rx, karena signal terlampau besar

  4. tahun baru proyek baru,tulisan baru

  5. weh bagus … bagus … gud idea … biasanya hanya pakai radio angin (LC dan OA90) … kalau punya liburan puaannjaaanng mau biksen deh … keknya saya punya bodolan xtal 7 mhz untuk osilator embuh bekasnya apa …

    • Ternyata om Yono, setelah diii cobaaaa, diii cobaaaaa, gitu, untuk level sinyal kecil perlu osilator dengan frekuensi yang pas atau mendekati. Untuk level sinyal dari penguat linier yang puluhan watt sembarang saja frekuensinya bisa bunyi. Malah saya turunkan sampai 455 kc masih bunyi. Malah osilator saya matikan dan kabelnya saya lepas juga masih bunyi. Haduuhh . . . apa salahku om Yono kok eksperimennya seperti ini huaaahahahaha . . .

  6. indrajitsinh

    Your blog is very interesting and we like it but unable to utilize your experience. Is there any way to read it in english-language ? thanks, de vu3inj.

    • I am very sorry IndrajitSinh sir, I don’t have enough time to write in english. My humble suggestion please copy and use Google translate like many other friends do. I will be very glad to share experience and have some nice discussion with you. Thank you for visiting my blog sir.

  7. Mr. Jagawana, can yau translate your blog in to javanesse or sundaisse language ?, hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: