MEMBUAT PCB (Printed Circuit Board)

Printed Circuit Board (PCB) dulu pernah diterjemahkan menjadi Papan Rangkaian Tercetak (PRT), mungkin istilah tsb tidak dipakai lagi sekarang karena sudah berbeda makna. Makanya saya pakai istilah PCB saja kan semua orang sudah tahu pokoknya barangnya yang begitu itu.
Banyak cara membuat PCB atau “PCB” antara lain secara manual gambarnya dibuat pada lapisan tembaga menggunakan pisau cutter atau alat potong/gores lainnya, ada yang digambar manual pakai tinta atau cat, ada yang ditempeli cutting sticker, ada yang menggunakan lapisan peka cahaya dsb yang intinya menutupi lapisan tembaga yang terdapat pada lembaran pertinak atau fiber. Lembaran ini untuk selanjutnya masuk proses etsa secara kimiawi sehingga lapisan tembaga yg tidak tertutup akan larut dan yang tersisa adalah jalur2 yang akan digunakan menghubungkan berbagai macam komponen dari suatu rangkaian elektronika.
Kerepotan membuat PCB ini ditempuh supaya hasil karya solderan terlihat rapi, seolah2 profesional, dan tidak perlu repot2 menarik kabel atau kawat dari komponen2 jungkir balik yang kakinya disuruh mengangkang biar enak disolder.

Berikut saya akan cerita bagaimana saya membuat PCB, yang menurut saya hasilnya cukup bagus dan cocok sekali untuk saya. Kalau anda punya metode lain yang lebih baik silahkan dipakai saja tidak usah ikut2an punya saya karena belum tentu cocok untuk anda. Sedangkan bagi anda yang belum ketemu metode yang baik silahkan dicoba barangkali metode ini juga cocok untuk anda. Mari kita mulai . . .

A. PERSIAPAN
1. Siapkan lembaran PCB polos, boleh pertinak, fiber pun boleh. Ditambah alat potong gergaji triplek, pisau cutter, bor kecil ukuran mata o,8 – 1 mm.
2. Untuk proses etsa siapkan Feriklorit secukupnya, silahkan beli di toko kimia berat 1 ons kira2 seukuran batu sekepalan tangan (tangan saya kecil hehe . . .). Tidak perlu ragu2 membelinya karena Feriklorit dijual bebas biasanya untuk kerajinan home industry logam dll, dijamin tidak akan dipelototi penjualnya atau dibentak ketus “TIDAK ADA ! ! !” padahal kita belum selesai ngomongūüė¶
3. Siapkan wadah yang cukup besar kira2 3 kali atau lebih dari ukuran PCB yg akan dibuat, bahannya jangan terbuat dari logam. Siapkan pula pengaduk yang bahannya juga non logam. Selanjutnya wadah diisi air secukupnya, ketinggian air cukup untuk merendam PCB sekitar 3 – 5 cm. Masukkan Feriklorit perlahan-lahan kemudian diaduk. Hati2 karena Feriklorit akan bereaksi dengan air sehingga air akan menjadi panas dan tampak bergejolak. Kalau ingin memastikan suhunya silahkan dipegang wadahnya saja ya, jangan nekat mencelupkan jari ke dalamnya seperti kebiasaan saya hehe . . .
4. Siapkan wadah lain boleh dari logam, ukurannya sekedar PCB bisa masuk saja. Wadah tersebut diisi air secukupnya, untuk merendam PCB sebelum proses etsa.
5. Siapkan sabun cair untuk cuci piring secukupnya, sabut stainless, dan larutan cuka, serta kain lap.
6. Siapkan majalah bekas, printer LASER, spidol OHP/permanen, gunting dan alat tulis.

B. PEMBUATAN
1. Gambarlah layout PCB berdasarkan skema dan ukuran riil komponen menggunakan software rancang PCB, kemudian dicetak pada kertas majalah. Gunting gambar tersebut, kemudian sediakan potongan PCB yang sesuai ukurannya boleh agak besar sedikit. Tandai batas2 tepinya menggunakan pinsil atau pulpen dan Potong menggunakan gergaji triplek terus rapikan tepi2nya menggunakan pisau cutter supaya halus tidak bergerigi.

IF

IF

2. Hidupkan setrika listrik, atur suhunya pada tulisan WOOL dan siapkan alas untuk menyetrika, tinggalkan dulu biar pemanasan supaya tidak kram hehe . . .
3. Bawa potongan PCB polos ke tempat cuci piring, bersihkan pakai sabun cair dan digosok pakai sabut stainless sampai tampak licin mengkilap, gosok2 pakai jari sampai terasa kesat kemudian keringkan pakai lap kain yang sudah disediakan.

IF

IF

4. Celupkan potongan PCB polos tsb ke larutan Feriklorit dan digoyang2 sekitar 5 – 10 detik sampai permukaannya berubah warna agak kecoklatan, segera angkat dan bersihkan dengan air bersih kalau perlu disabuni lagi dan digosok2 sampai terasa kesat kemudian dikeringkan lagi pakai lap kain yang sudah disediakan. Selanjutnya bawa PCB polos tsb ke ruang setrika bersama cetakan layout PCB-nya.

IF

IF

5. Letakkan gambar cetakan layout PCB pada potongan PCB polos, bagian yg ada gambar layoutnya menempel pada lapisan tembaga. Atur letaknya supaya pas dan seimbang kemudian tahan gambar dengan cara tutupkan sebagian alas setrika di atas kertas cetakan kemudian ditekan pakai jari. Ini supaya kertas tidak bergeser ketika disetrika dan jari kita yang menahannya tidak kepanasan. Tekankan setrika di bagian tepi, dipress sekitar 3 detik kemudian digeserkan ke ujung seperti menyetrika biasa. Demikian seterusnya sampai merata, akan tampak goresan2 sesuai jalur PCB di kertas majalah. Setelah dianggap cukup merata boleh didinginkan sekitar 10 menit agar gambar benar2 melekat pada lapisan tembaga. Biasanya jika lembaran PCB cukup besar saya tindih dengan beban yg agak berat untuk mencegah PCB melengkung karena kepanasan setelah disetrika.

IF

IF

IF

IF

IF

SARAN :  Lebih baik gambar ditekan saja dengan setrika sekedar menempel secara merata pada PCB.  Selanjutnya ambil selembar kertas HVS bersih ditutupkan di atas PCB tersebut baru disetrika dengan gerakan maju mundur .  Hasilnya gambar akan lebih sempurna melekat pada PCB.

6. Setelah dingin silahkan rendam hasil setrika pada wadah yg diisi air biasa, minimal sekitar 10 menit, satu jam boleh juga, semalaman juga tidak apa2.

IF

7. Setelah dirasa cukup perendamannya ambil bahan PCB tsb kemdian gosok2 kertas majalah di bagian sudut perlahan menggunakan ujung jari, mestinya kertas akan mengelupas dengan mudah. Silahkan digosok semakin ke tengah, sekali2 dicelupkan ke air, atau bisa juga dikerjakan di bawah air yg mengalir dari kran. Tahap ini dikerjakan sampai semua kertasnya terkelupas dan gambar cetakan layout PCB tampak menempel pada lapisan tembaga. Lanjutkan menggosok secara lembut untuk melepaskan sisa2 kertas majalah, khususnya di bagian2 yang reliefnya rapat, pada lubang2 komponen dan huruf2 tulisan pada PCB. Setelah selesai keringkan dengan lap yang disediakan.

IF

IF

8. Periksa keutuhan lapisan gambar layout PCB seandainya ada yg terkelupas silahkan diperbaiki menggunakan spidol permanen atau OHP sampai lapisan yg cacat tertutup sempurna. Tunggu sampai koreksi menggunakan spidol mengering, selanjutnya bawa ke wadah untuk proses etsa.

9. Celupkan ke dalam larutan Feriklorit kemudian digoyang2 sampai semua lapisan tembaga yg tidak tertutup gambar layout menjadi larut. Lamanya menggoyang ini tergantung kepekatan larutan Feriklorit, semakin pekat semakin cepat larutnya. Bagi anda yg sudah sehat silahkan menggunakan sarung tangan karet karena larutan ini bisa jadi beracun atau berbahaya bagi kesehatan. Bagi yang belum sehat kan tidak berbahaya, ya silahkan digoyang2 santai saja tidak usah pakai sarung tangan, siapa tahu ada zat besi yang terserap kan lumayan buat tambah darah hehe . . . Okey selesai silahkan diangkat kemudian dicuci pakai air mengalir yg bersih.

IF

IF

10. Untuk menghilangkan lapisan gambar layout dan tinta spidol silahkan gosok kembali menggunakan sabut stainless secara merata sampai lapisan tembaga bersih mengkilap kembali, tentunya sekali2 sambil diguyur air. Terakhir tuangkan sedikit cuka dan ratakan digosok2 ke seluruh permukaan PCB, gunanya menetralkan supaya lapisan tembaga tidak cepat teroksidasi dan berubah menjadi coklat kembali. Sesudah rata silahkan dicuci lagi dengan air dan dikeringkan pakai lap kain yang sudah disediakan.

IF

IF

IF

11. SELESAI, tinggal dilapisi dengan larutan gondorukem, dikeringkan secara sempurna barulah dibor sesuai letak kaki2 komponennya.

IF

IF

IF

Selamat mencoba brow hehe . . .

CATATAN :
1. Sebaiknya wadah untuk etsa disediakan khusus, yang bisa dipasang penutup. Larutan Feriklorit ini bisa digunakan berkali2 sekalipun dalam keadaan dingin, jadi jangan dibuang. Dengan semakin sering digunakan maka endapan tembaga di dasar wadah akan semakin bertambah maka secara berkala perlu dipisahkan antara cairan feriklorit di bagian atas dipindahkan ke wadah lain sedangkan endapan tembaga bisa dibuang. Perhatikan pembuangannya jangan sampai mencemari lingkungan.
2. PERHATIAN bahwa saya tidak bertanggung jawab, sekali lagi, SAYA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB atas gugurnya garansi setrika anda jika sering2 digunakan untuk membuat PCB.  Kemarahan ibu, istri anda atau simbok silahkan ambil semua saja saya ndak mau ikut2an hehe . . .

IF

z

About jagawana80m

Mencoba menikmati dunia amatir melalui eksperimen.

Posted on 13/03/2014, in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. 19 Komentar.

  1. Kelihatanya baru bikin pemancar AM yang PWm nih pak Bob.

  2. Om Bob, kalau larutan cuka tidak ada, bisa diganti dengan kecap atau saos sambal?
    mantaf sekali hasilnya om, kinclong banget, klo disolder pasti mak NYUZZ…..
    salam Hombrow….

    • Om itu cukanya beli saja di toko maret-maretan tuh murah kok. Jangan bikin PCB nunggu tukang bakso lewat, cukanya habis ditawari kecap sama saos sambal hahaha . . .

  3. Bram Palgunadi

    Printer yang digunakan untuk mencetak gambar layout pcb, pakai printer apa Mas…?

  4. pak,beli pcb polos di mana ya sama larutan Feriklorit mohon informasinya terima kasih

    • PCB polos beli di toko komponen elektronika, sedangkan feriklorit beli di toko kimia. Feriklorit belinya per ons, satu ons kira2 sekepalan tangan kalau dibungkus plastik, bentuknya padat sebagian berupa serbuk dan ada juga yg menggumpal keras warnanya coklat hitam.
      Feriklorit dilarutkan sendiri dengan dicampur air biasa, siapkan air secukupnya bisa merendam PCB kira2 tinggi 2 – 3 cm, baru campurkan ferikloritnya sedikit2, pelan2 sambil diaduk. JANGAN menuangkan air ke serbuk feriklorit ya mas, berbahaya bisa meledak.

  5. pak lokasi bapak dimana? saya maubeli pcb polos di jambi di toko apa ya?

  6. boleh nanya,, kalu larutan gondorukem tu larutan apaan mas ??..

  7. Tadi siang saya bru beli feriklorid setengah kilo cuma 20K. Keknya banyak banget, lagi bingung month bikin pcb apaan. tpi yg jadi majalah tu printernya…. Pake dot matrix bisa ga ? Hahaha…
    Biasanya digambar manual pake snowman, tpi hasilnya jadi kek pcb radio cawang,, rada brantakan gitu.
    Ada alternatip lain ga tuh selain pake printer ma foto kopi. Disini tukang foto kopinya nggak mau dinego pake kertas gituan, katanya takut mesinnya jadi rusak…. Bingung jadinya. Btw printer laser yang murah brapaan si ?

  8. nice banget mas saya emarin kesusahan nempelnya gambar di pcb sekarang saya sudah bikin dan bagus dengan katalis toner
    kunjung balig gan blog ane disini
    http://caramembuatpcbdenganstrika.blogspot.com/2015/01/sebenernya-suadfah-banyaksekali-artikel.html

  9. Om bob kertas yg baik misalny apa aja. . . . bt transfer gambr tsbt. . .maaf pemula nih dan sya pengin belajar bt pcb pakai softwea gmn caranya om

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: