Audio Pre-Amp for BITX

Rekan-rekan yang sudah membuat pesawat transceiver BITX mungkin mengalami yang saya rasakan ketika mencoba berkomunikasi menggunakan rangkaian asli BITX, yaitu suara modulasi yang kurang “nendang” ataupun tone-nya yang cempreng. Saya sudah mencoba beberpa alternatif rangkaian audio pre-amp untuk menguatkan input suara dari mic condenser, dan rangkaian terakhir yang saya pergunakan sebagaimana skema di bawah ini.

IF

.

Setelah disolder menjadi seperti ini :
IF

Penjelasan Rangkaian :
Silahkan diperhatikan skema di atas, tentunya sudah dapat disimpulkan bahwa penguat pertama adalah rangkaian yg umum dan tidak perlu dipermasalahkan sebagai penguat awal mic condenser.  Output penguat awal ini masuk ke potensio pengatur volume kemudian menuju rangkaian filter RC dengan frekuensi sekitar 4 kHz.  Filter ini akan meloloskaan frekuensi rendah di bawah 4 kHz sehingga meminimalkan gangguan dari frekuensi tinggi. Penyertaan filter ini menimbulkan kesan suara lebih bulat.  Silahkan memodifikasi dengan membesarkan atau mengecilkan nilai kapasitor 3,9 nF.
Sinyal audio kemudian masuk ke penguat LM386 yang disusun sebagai penguat audio dengan bass booster sesuai rangkaian generik pada datasheet.  Perbedaannya adalah RC feedback dibuat variabel yang dapat diatur melalui potensio 10 k, dimana dengan nilai kapasitor 53 nF frekuensi nada bass-nya sekitar 300 Hz.  Silahkan potensio pengatur nada ini disesuaikan dengan karakter vokal yg diinginkan ketika transmit.
Terakhir pada bagian output terdapat rangkaian resistor seri 51 ohm untuk menyesuaikan impedansi dengan balans modulator.  Jika anda berharap untuk dapat mengatur kesesuaian impedansi tersebut secara teliti, atau anda kepingin keren pameran potensio atau trimpot yg banyak, silahkan resistor 51 ohm ini juga diganti potensio atau trimpot sekitar 100 – 200 ohm.

HASIL EKSPERIMEN :
Tidak banyak yang bisa diceritakan dari hasil menggunakan rangkaian ini pada transceiver BITX, hanya saja komentar rekan yang berkomunikasi melaporkan suara lebih bulat dan sudah mengandung unsur dung-dung pret.  Sebagian menyatakan lebih menonjolkan karakter suara dan ada yg melaporkan treblenya tipis masih kurang.
Kesan saya ketika transmit adalah bahwa cukup bicara santai saja tidak perlu berteriak maka power sudah bisa ngangkat, jarum amper nangkring relatif stabil tidak banyak naik turun.
Begitulah sekilas info semoga bermanfaat.

UPDATE :

Untuk memunculkan nada treble sehingga modulasi lebih merata maka  saya merubah rangkaian di atas sebagai berikut :
1.  Trimpot bass booster dilepas sehingga tidak ada penguatan bass yg berlebihan.
2.  Nilai kapasitor input 1 uF dirubah menjadi 47 nF.
3.  Nilai kapasitor output 220 uF dikecilkan sampai dicapai modulasi sesuai selera.

Dengan perubahan tersebut kesan modulasi merata, keras dan padat.  Silahkan coba sendiri.

Selamat bereksperimen.

z

About jagawana80m

Mencoba menikmati dunia amatir melalui eksperimen.

Posted on 30/11/2014, in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. OM Bob, kalau tidak pakai mic condenser tapi dynamic, apakah R 10k setelah mic itu dihilangkan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: