VFO : Temperature Compensation

Merakit Variable Frequency Oscillator (VFO), yang saya maksud adalah VFO analog, selalu dihadapkan kepada permasalahan kestabilan frekuensi. Secara umum bahwa pembangkitan frekuensi rendah jaminan mendapatkan kestabilannya lebih tinggi dari pada frekuensi yang lebih tinggi. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kestabilan frekuensi VFO cukup banyak yang tidak akan kita bahas satu per satu, namun satu faktor yang cukup menonjol adalah bahwa kestabilan frekuensi VFO dipengaruhi oleh suhu, baik perubahan suhu karena mengalirnya arus dalam komponen maupun perubahan suhu lingkungan.
Berbagai cara dapat dilakukan dan salah satunya adalah menambahkan rangkaian kompensasi untuk meredam pengaruh perubahan suhu pada VFO, salah satunya yang sudah saya coba sesuai skema di bawah ini :
.
VFO Temp - Skema KECIL.
Skema lengkap saya peroleh dari tulisan Frank W. Harris tahun 2010 : Crystal Sets to Sideband, Chapter 10 – VFO, yang dibuat berdasarkan materi dari ARRL Handbook.
Setelah dibuat secara cepat dengan menyolder pada PCB bolong-bolong dan saya sisipkan pada VFO Vackar saya yang terbaru, penampakannya seperti ini :
.
VFO Temp - Rangkaian KECIL.
Komponen yang paling menentukan pada rangkaian ini adalah thermistor atau resistor NTC (Negative Temperature Coefficient) dengan nilai hambatan 10 k ohm, yang saya dapat bentuknya seperti ini :
.
VFO Temp - NTC KECIL.
HASIL EKSPERIMEN :

Penerapan rangkaian kompensasi suhu ini pada osilator VFO Vackar disebabkan karena frekuensi yang dihasilkan sebenarnya cukup stabil, naik turun sekitar 10 Hertz, tetapi perubahannya cenderung semakin meningkat sehingga setelah standby dalam waktu lama tetap terjadi pergeseran dari frekuensi yang diinginkan.
1. Kondisi awal VFO frekuensi semakin naik perlahan.  Dicoba pemasangan rangkaian kompensasi dengan setelan trimpot keduanya pada posisi tengah.  Terasa perbaikan kestabilan dimana waktu naik turun di sekitar satu frekuensi semakin lama, tetapi tetap ada kecenderungan naik.  Dicoba setelan trimpot 500 k ke arah kanan dan ada perbaikan, tetapi sebelum mencapai nilai maksimal terjadi lonjakan frekuensi VFO menjadi tidak stabil.  Setelan VR dikembalikan sampai VFO kembali stabil.

2.  Setelan beralih ke trimpot 5 k diputar ke arah kanan sedikit, pergeseran frekuensi menaik semakin lambat.  Selanjutnya kembali disetel trimpot 500k ke arah kiri, diamati kecenderungan pergeserannya.  Ketika masih ada kecenderungan naik maka saya putar lagi arah ke kiri sampai akhirnya ternyata pergeseran frekuensi tidak lagi naik tetapi justru turun.

3.  Setelah didapat posisi dimana kecenderungan perubahan frekuensi berganti arah maka penyetelan dilakukan lebih teliti sampai diperoleh setelan yang optimal, frekuensi VFO tetap naik turun tetapi di sekitar frekuensi yang sama.
.
Demikian hasil eksperimen dimana terbukti rangkaian ini dapat membantu kita memperbaiki kestabilan VFO.  Akankah berhasil diterapkan pada VFO Anda, silahkan dicoba sendiri.  Perlu diingat pada saat mencoba diusahakan VFO sudah berada pada tempatnya di dalam kotak, rangkaian kompensasi juga sudah duduk manis tidak akan digeser lagi.  Kita tinggal membuka tutup VFO, menyetel trimpot, menutup kembali VFO, dan mengamati kecenderungan pergeseran frekuensi yang terjadi.  Jika dirasa masih perlu koreksi maka diulangi kembali seperti langkah yang terdahulu, jangan bosan sampai didapat hasil yang optimal.

Selamat mencoba.

NB :  Hampir lupa, pada saat eksperimen di atas saya menghubungkan langsung tab tengah trimpot 500k ke katoda 1N4007 dan kapasitor 12 pF, tidak melalui kapasitor bypass 10 nF dan resistor 100k.  Waktu itu terburu-buru ingin tahu hasilnya hehehe . . .

 

About jagawana80m

Mencoba menikmati dunia amatir melalui eksperimen.

Posted on 30/06/2016, in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: